LampungPosta.id, Bali – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri Rapat Pengurus Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) yang membahas program kerja tahun 2026 serta penyempurnaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi di Hyatt Regency Bali, Sanur, Denpasar Selatan, Jumat (13/2/2026).
Rapat tersebut merupakan pertemuan perdana jajaran pengurus APPSI setelah Musyawarah Nasional (Munas) VII APPSI tahun 2025. Selain menyusun agenda kerja tahun 2026, forum ini juga membahas penguatan kelembagaan organisasi melalui penyempurnaan AD/ART agar lebih adaptif terhadap perkembangan dan kebutuhan daerah.
Ketua Umum APPSI Rudy Mas’ud menegaskan seluruh pengurus memiliki komitmen bersama untuk membangun organisasi yang lebih kuat, responsif, dan mampu memperjuangkan kepentingan daerah secara efektif.
“APPSI harus menjadi wadah yang mampu menjawab tantangan zaman dan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat,” ujarnya.
Menurut Rudy, APPSI tengah menyiapkan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) untuk menyempurnakan AD/ART yang terakhir diperbarui pada 2015. Langkah tersebut dinilai penting agar organisasi memiliki landasan yang lebih relevan dan visioner dalam menghadapi dinamika pembangunan nasional.
Pada tahun 2026, APPSI juga akan menggelar berbagai agenda strategis, termasuk rapat kerja nasional (Rakernas), Focus Group Discussion (FGD) di sejumlah daerah, serta lokakarya yang membahas optimalisasi APBD, Dana Bagi Hasil, Pendapatan Asli Daerah (PAD), penguatan sektor pertanian, energi, pemberdayaan UMKM, hingga strategi menarik investasi daerah.
Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa seluruh pemerintah provinsi memiliki komitmen yang sama untuk memperjuangkan kepentingan daerah melalui APPSI dengan tetap bersinergi bersama pemerintah pusat.
“Program-program daerah akan kita perjuangkan bersama melalui APPSI dan disinergikan dengan pemerintah pusat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” kata Mirza.
Menurutnya, APPSI merupakan forum strategis yang dapat memperkuat koordinasi antarprovinsi, menyelaraskan kebijakan pembangunan, serta menjadi ruang berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam tata kelola pemerintahan.
“Kami memandang APPSI sebagai wadah penting untuk memperkuat solidaritas antarprovinsi dan memastikan kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat daerah,” tambahnya.
Rapat pengurus APPSI di Bali ini menjadi langkah awal konsolidasi kepengurusan periode 2025–2029 dalam memperkuat peran gubernur sebagai representasi pemerintah pusat di daerah sekaligus motor penggerak pembangunan wilayah.
Melalui penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, APPSI diharapkan mampu mempercepat pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat daya saing daerah di tingkat nasional.
(Adpim Provinsi Lampung)












