Hadiri 100 Tahun Gontor, KH Subki Ali Tegaskan Komitmen Bawa Gagasan Pesantren Modern ke Darussalam Lampung

LampungPosta.id, Ponorogo – Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Lampung, KH Drs. Subki Ali Raja Marga, menghadiri rangkaian peringatan 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur.

Kehadiran KH Drs. Subki Ali dalam momentum satu abad Gontor memiliki makna tersendiri. Selain sebagai pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Lampung, ia juga merupakan alumni Pondok Modern Darussalam Gontor.

Peringatan 100 tahun Gontor menjadi momentum penting bagi keluarga besar alumni dan pesantren untuk mengenang perjalanan panjang Gontor dalam mengembangkan pendidikan pesantren serta mencetak generasi yang memiliki ilmu, akhlak, kemandirian dan semangat pengabdian kepada masyarakat.

Bagi KH Drs. Subki Ali, kehadiran dalam peringatan satu abad Gontor juga menjadi kesempatan untuk kembali mempererat silaturahmi dengan keluarga besar almamater dan para alumni dari berbagai daerah.

KH Drs. Subki Ali mengatakan dirinya akan membawa dan terus konsen dalam upaya membawa program serta gagasan pesantren modern Gontor untuk dikembangkan di Pondok Pesantren Darussalam Lampung.

Menurutnya, nilai-nilai pendidikan dan tradisi kepesantrenan yang telah diterapkan Gontor menjadi bagian penting yang dapat terus dikembangkan dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa mendatang.

Komitmen tersebut, lanjutnya, bukan sekadar membawa nama atau tradisi Gontor, tetapi juga berupaya menerapkan semangat pendidikan pesantren modern yang menekankan keseimbangan antara ilmu pengetahuan, akhlak, kemandirian dan pengabdian.

Momentum satu abad Gontor diharapkan semakin memperkuat hubungan antara almamater dengan para alumni sekaligus menjadi inspirasi bagi pengembangan pendidikan pesantren di berbagai daerah, termasuk di Lampung.

Kehadiran KH Drs. Subki Ali dalam peringatan 100 tahun Gontor sekaligus menjadi bentuk penghormatan terhadap almamater serta komitmen untuk terus menjaga dan meneruskan nilai-nilai pendidikan pesantren modern yang telah menjadi bagian dari perjalanan panjang Gontor. ( Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *